Sudahlah, tak akan pernah temu manis di laut garam
asin cekik dahaga tak pernah sudah
tak damai belanja uang api
tiap helainya membeli bara abadi
tiada tentram dalam cumbu nafsu
sebab ialah ular mematuk nadi amal

apa yang dapat dibuat duit api ?
hanya membakar jalan teduh
apa yang bisa reguk dari laut garam?
cuma haus panjang
sedang peluk nafsu ?
hanyalah kebangkrutan

laut hidup cendrung menipu
terbawa hempasan ombak
digulung badai ke pusar mati
terlempar jauh dari tamanNya

kawan, lautan hidup ini
jadikan samudra mengantar kita
ke dermagaNya

manis dari buah hati yang lindap
damai rumah jiwa yang rimbun
ada di tamanNya
aku mengajakmu kembali padaNya

Depok, Juli 2005

Leave a Reply