Ziarah Diri
August 9, 2007
Ziarah diri
jiwaku pekat
matakalbu eja gelap
di padang debu
kelahiran mengantar diri
ke bui tubuh musim
lalu aku sepakati upacara hidup
sebagai narapidana waktu
bab demi bab hukuman berlari
Maha Hakim sediakan pintu
di setiap jeruji menitip kunci
ah, sering aku patahkan ia
pada setiap bab aku menyeru
jangan bangun penjara lagi
walau di pasir air
walau di batu mati
hey narapidana !
kau burung sangkarcahaya
diri dikurung waktu
jiwa angkasa raya
bila lonceng terakhir menjemput
bergegaslah pulang
kebebasan itu madu
Depok, 21 Juni 2005
Posted by asrizalnur
Filed in Kolaborasi Nusantara dari Banjarbaru


